Sosok wanita separuh abad kelahiran 20 November 1963 Dari pasangan Jumberi dan Antung Fatimah inilah yang menjadi sosok bidadari tak bersayap ku. Sejak 13 Desember 2000 pukul 9 malam dia menjadi sosok yang ku sebut Mama. Terkadang aku juga memanggilnya ummi. Ia wanita karir, membantu abi dengan profesi pemborong sambil menjalankan usaha rumah makan yang dirintis bersama sejak awal pernikahan. Rumah makan itu di beri nama "Rumah Makan Kaganangan". Pernah ku tanya pada mama, "kenapa namanya kaganangan? Kenapa ga nama yang lain? ". Mama bilang biar semua orang yang makan akan kembali lagi dengan alasan kaganangan yang dalam bahasa Indonesia artinya kangen atau rindu. Rumah makan itu juga sebagai simbol cinta mama dan abi, biar abi juga rindu pengen cepat pulang setelah kerja diluar karena masakan dirumah makan itu dimasak oleh mama sendiri, tambah mama. Dan sekarang rindu itu terpaut pada abi. Abi yang telah pergi terebih dahulu meninggalkan segala rindu pada aku dan mama. Dan kini mama berjuang sendiri untuk meneruskan usaha rumah makan dan tentunya membesarkan aku seorang diri. Sosoknya terlihat semakin hebat dan kuat. Sekarang tugas ku adalah membahagiakannya seperti ketika ia bahagia bersama abi. Semoga mama selalu dalam lindungn Allah SWT dn selalu diberkahi olehNya. Dan semoga Ghina menjadi anak yang dapat membawa mama dan abi berkumpul bersama di syurgaNya. Aamiin
With love
Ur little princess ❤
Komentar
Posting Komentar